Istri Cantik, Suami Tampan?

Tulis Komentar

Setiap saat, kita diajak untuk takjub dan menyibukkan hati serta pikiran dengan kecantikan orang lain, sementara di rumah para istri lupa berhias. Mereka berhias hanya ketika keluar rumah atau ke rumah teman nun jauh di sana. Alhasil, rumput di halaman tetangga selalu tampak lebih hijau. Akhirnya tak sanggup kita bicara pada istri kita, “Biarlah engkau yang tercantik di hatiku,”

Itulah petikan kalimat yang baru saja saya baca dari sebuah buku karangan Muhammad Fauzil Adhim. Dalam tulisannya, beliau menekankan tentang rentetan masalah yang biasa muncul ketika kita terlalu sibuk dengan keelokan paras orang lain. Inilah yang banyak terjadi saat ini menurutnya.

Sekilas, mungkin petikan kalimat tersebut lebih terkesan “menegur” para istri. Dan dalam teks aslinya sendiri, kalimat tersebut memang berada pada paragraf yang membicarakan tentang kebiasaan para istri. Namun, buat saya, kalimat tersebut juga dapat dimaknai sebagai sentilan kepada para suami untuk menjaga pandangan dan hatinya.

Ah, tidak perlu panjang lebar. Saya cuma ingin berbagi soal petikan kalimat tersebut. Insya Allah bisa menjadi pengingat untuk saya dan juga istri. Suami, orang yang paling berhak melihat eloknya sang istri ketika ia berhias. Istri, juga berhak mendapatkan hal yang sama dari suaminya, seperti sang istri melakukannya untuk suami, karena Allah dan suaminya.

Istri cantik, suami tampan? Wajar lah…

  1. 24/09/2011 00:30

    wanita yang baik diciptakan untuk laki-laki yang baik, dan begitu juga sebaliknya, wanita yang tidak baik diciptakan untuk laki-laki yang tidak baik…

    so… harus saling menjaga, saling menghormati, saling memenuhi kewajiban atas hak masing-masing, semoga menjadi pasangan yang sakinah, mawadah wa wa rohmah :)

  2. 3
    pitri bilang:
    16/05/2011 22:21

    =D>
    hebat….
    selalu tampil cantik di depan suami yang tercinta dan tersayang.

  3. 2
    niQue bilang:
    16/01/2011 09:21

    :) mbaca tulisan ini sama suami, sebagai pasangan yang usia pernikahannya cuma beda 4bulan, maka kami pun masih belajar.
    dan kali ini suami berkomentar, boleh berhias boleh, tapi ga usah pake make up yang menor2 ya :D

    yep, biasanya kan berhias itu identik dengan berdandan hehehe

    aturan Islam memang indah jika dijalankan dengan maksimal dan penuh kesadaran diri dan tidak memakai aturan itu sendiri demi pembenaran terhadap apa yang ‘disukai’ saja :)

  4. 1
    marina bilang:
    08/06/2010 11:59

    dengan istri tampil cantik hanya untuk suami nya, maka sang suami akan merasa menjadi orang yang paling tampan sedunia, begitukah?? ;;)

    • 1.1
      adit-nya niez bilang:
      08/06/2010 13:50

      Bisa juga begitu…

      Tapi kalo saya menitikberatkan pada akhir2 paragraf. Istri wajib berhias untuk suaminya, dan suami nya yang memang paling berhak untuk memperolehnya. Kalo istri bisa tampil cantik di depan orang lain, maka untuk suaminya seharusnya istri bisa tampil super cantik.

      Tapi suami juga begitu, istri juga berhak melihat suami berhias untuk dirinya. Ya minimal terlihat rapi. Karena istri juga berhak mendapatkan hal yang sama dari suaminya.

      “Dan mereka (para istri) memiliki hak yang seimbang dengan kewajiban mereka dengan cara yang ma’ruf.”
      (QS. Al Baqarah : 228)

      Berhiasnya suami di hadapan istrinya akan membantu istri menundukkan pandangannya dari melihat laki-laki selain suaminya dan mendukung dekatnya hati. Begitu juga sebaliknya.

      Itulah ajaran Islam. Kalau istrinya berhias untuk suami, dan suami berhias juga untuk istri, dua2nya akan terlihat cantik dan tampan. Ah, indahnya aturan Islam…

  1. Tidak ada trackback untuk tulisan ini.

Tinggalkan Komentar

 

 

 

 emoticon

:):(;):D;;)>:D<:-/:x:blushing::P:-*=((:-OX(:>B-):-S#:-S>:):((:)):|/:)=))O:-):-B=;I-)8-|L-):-&:-$[-(:O)8-}<:-P(:|=P~:-?#-o=D>:-SS@-):^o:-w:-<>:P<):):@)3:-O:(|)~:>@};-%%-**==(~~)~O)*-:)8-X=:)>-):-L$-):whistling:b-(:)>-[-X:dancing:>:/;))o->o=>o-+(%):-@^:)^:-j(*):)]:-c~X(:-h:-t8->:-??%-(:o3X_X:!!:rockon::-q:-bd^#(^:bz:ar![..]