Satu, Dua, Tiga, atau Empat…

Tulis Komentar

Saat ini saya sedang mencoba untuk mengingat-ingat kembali masa lalu saya dan dialog-dialog yang terekam di memori otak saya (halah…). Ah ya, karena tulisan ini mengangkat topik yang mungkin sedikit sensitif, jadi sebelum berkomentar dimohon untuk membaca tulisan ini dengan baik yah (berikut tautan link). Selain itu, tulisan ini tidak saya maksudkan untuk membela salah satu pihak laki-laki dan/atau perempuan, namun saya memandang topik ini dari segi pengingkaran terhadap ayat-Nya, bukan kepentingannya. Okeh, selamat membaca! Peace, love, and gaul…

Satu, Dua, Tiga, atau Empat...

Siang itu, di sebuah mobil yang sedang melaju pelan dimana saya duduk di bangku belakang…

Di bangku depan, ada seorang wanita yang mungkin sudah berumur namun masih terlihat kemayu dan bugar. Beliau menoleh ke arah saya dan bertanya,

“Tadi beli buku apa toh, Dit?”

“Oh, ini Bu… Umur & Silsilah Para Nabi,” saya jawab santai sambil terus melirik ke paragraf yang saya baca.

“Isinya tentang apa toh?”

“Ya tentang usia-usia para nabi sama kisah-kisah yang mungkin belum pernah kita denger,” saya masih mencoba fokus untuk sambil membaca.

“Kisah yang belum pernah didenger yang kayak gimana maksudnya?”

“Misalnya Nabi Adam yang memberikan jatah umurnya untuk Nabi Daud…”

Dilihat dari mimik serius beliau, saya rasa beliau masih ingin mendengarkan penjelasan saya, maka saya melanjutkannya,

“Terus, Nabi Daud yang memiliki 99 orang istri dan Nabi Sulaiman yang memiliki 700 orang istri,”

Poligami?”

“Iya, Bu…” saya menjawab sambil mencoba melihat raut wajah beliau lewat pantulan kaca mobil.

“Dasar stress!”

.

Hmm… Mendengar itu jantung saya serasa berdetak (ya iyalah). Saya mencoba untuk merekonstruksi dialog itu di dalam memori otak saya yang terbatas kemampuannya ini. Saya sedikit sedih dan bergetar (soalnya mobilnya baru aja lewatin jegongan) mendengar dan kembali mengingatnya.

Saya diam sebentar sambil menutup buku itu dan melihat cover buku yang terlihat cantik itu. Kembali terlintas dialog-dialog serupa yang pernah saya dengar dari orang lain. Saya pikir gak semuanya bisa melakukan itu. Untuk suami yang akan berpoligami pun harus memenuhi syarat yang amat ketat agar bisa melaksanakan niatnya itu, terlebih lagi untuk berlaku adil. Dan gak semuanya yang mereka (penggugat) bilang itu benar, tapi memang kenyataan bahwa wanita memiliki fitrah untuk tidak mau dimadu.

Tidak menginginkan terjadinya poligami sih mungkin boleh saja, hanya saja jangan sampai pada taraf penolakan atau pendustaan ayat-Nya. Eits, Tapiii… Ada tapinya nih! Walau demikian, para wanita pun bisa berjuang agar tidak dimadu. Hehe… Kalau link yang itu situsnya lagi off, silakan baca dari sini aja yah, isinya sama saja. Namun, seperti yang sudah saya tuliskan di paragraf pembuka, saya tidak bermaksud untuk membela kepentingan dan keuntungan salah satu pihak baik laki-laki atau perempuan, tapi saya hanya memfokuskan perhatian pada tindakan pengingkaran ayat-Nya saja.

Lalu gimana dengan yang gak suka atau malah sampe mati-matian menentang hukum dasar beristri lebih dari satu asal sudah memenuhi segala persyaratan yang mungkin tidak akan bisa dipenuhi oleh sebagian besar laki-laki? Ah, denger-denger sih, itu mah udah dibilangin berabad-abad yang lalu sama Rasulullah sendiri kalo nanti akan tiba suatu masa dimana umatnya sendiri justru merasa asing dengan ajaran-Nya. Bahkan, katanya lagi nih, banyak yang bilang kalau Rasulullah itu gila! Hmm… Mungkin nanti banyak juga yang menganggap bahwa saya itu gila dan mencaci maki saya karena tulisan ini. Ehehe… Enjoy aja man, don’t be kapok yah…

Terus, gimana dengan saya? Yah, kalo saya sih cuma kepingin dapet keluarga yang dilingkupi dengan ketenangan, kebahagiaan, dan kasih sayang. Ehehehe… Lalu gimana dengan niez-ku sendiri? Kalo mau tau, bisa diliat kok di komentarnya

Cekkkiiiit… Tiba-tiba mobil mengerem mendadak sejalan dengan teriakan beliau yang baru saja berdialog dengan saya tadi, “Awas itu ada Honda!”

Sempat buyar pikiranku dibuatnya. Mobil pun kembali berjalan perlahan dengan derap halus suara mesinnya. Saya melihat pemandangan sekitar di luar jendela mobil sambil terus meyakini bahwa Ia pasti memiliki tujuan dan hikmah dibalik semua ketetapan-Nya.

Pasti…

.

Gambar kartu empat hati diambil dari sini.

Sssttt… Tulisan ini ada link-nya. Sebenernya sih rahasia, tapi tak kasih liat aja deh. Jangan kasih tau siapa-siapa lho yah…

Tetap update di manapun melalui http://m.aditdanniez.com di browser ponsel Anda
 | 1,292 klik
  1. 20
    ardianzzz bilang:
    28/11/2008 14:15

    hei kalau menurutku tuh 4 heart tuh melambangin orang yang melihat dengan hati.. kalau 4 diamond melihat harta. eh ya po?

  2. 19
    nugroho bilang:
    28/11/2008 14:14

    Ealah… punya 1 pacar aja belom keturutan kok mau poligami :))

  3. 18
    adit-nya niez bilang:
    28/11/2008 13:38

    @Fenty:
    Wah, maap… Gak ada skrinsutnya. Tapi kalo mau cari itu buku terbitan Qisthi Press…

    @mrs.children:
    Siiip… Kalo gitu yg menggugat ayat juga udah open minded blum?? Trus gimana rencana hijabnya?? ;))

    Nanti keburu “dipanggil” loh… :P

  4. 17
    mrs.children bilang:
    28/11/2008 12:16

    jadi..? mari kita mencoba open minded untuk para pelaku poligami, i think ..maybe thats the best way dibandingkan menggugat ;)) lebih baik kita perbaiki iman sendiri duluuu.. he he he

    ps : quote untuk komen rystiono, nazieb, dan didien® ! :D :D :D

  5. 16
    Fenty bilang:
    28/11/2008 11:22

    Eh bukunya kaya’ apa sih ?? gak ada skrinsyutnya :p
    :-?

  6. 15
    adit-nya niez bilang:
    28/11/2008 11:06

    @warmorning:
    Same with me.. ;)

    @Rystiono:
    Ahahaha… Iyaa iyaa, ngambil jalan aman… :D

    @Sii Eby:
    Ehehehe… ;))

    @Nazieb:

    God’s a kid with an ant farm, lady. He’s not planning anything.
    ~ John Constantine

    Raised high above ranks (or degrees), (He is) the Lord of the Throne (of authority): by His Command doth He send the spirit (of inspiration) to any of His servants He pleases, that it may warn (men) of the Day of Mutual Meeting,
    (QS. Al-Mu’min; 15)

    Hati-hati dengan lisanmu, berkaitan dengan akidah… ;)

    @Didien®:
    Siiip… Yg penting cari jodoh, cepet nikah yuuuk… :D

    @memble:
    Mbak bisa tanyakan langsung ke orangnya… ;)

  7. 14
    memble bilang:
    28/11/2008 10:53

    apa niez ntar ndak apa-apa dit kalo kamu ntar poligami?? :D

  8. 13
    Didien® bilang:
    28/11/2008 10:53

    Poligami…??? ga kepikiran..
    Mau….??? Hmmmmm.. :-? ga yakin deh…
    Kenapa..??? Banyak yg harus di pertimbangkan… /:)
    trus gimana…??? satu aja belum, apalagi poligami… ;))
    Pendapatnya…??? poko’e ingin memiliki keluarga yg Sakinah, Mawadah, Warahmah.. (BaittiJannati) :dance:

  9. 12
    Nazieb bilang:
    28/11/2008 10:40

    Entah kenapa orang-orang suka banget ngributin hal ini, padahal ini kan urusan rumah tangga masing-masing, yang notabene adalah urusan pribadi. Kalau si istri mau-mau saja dimadu, so what? Tapi kalau si istri gak mau lalu si suami terus memaksa, baru itu yang harus ditindak..

    Saya melihat pemandangan sekitar di luar jendela mobil sambil terus meyakini bahwa Ia pasti memiliki tujuan dan hikmah dibalik semua ketetapan-Nya.

    God’s a kid with an ant farm, lady. He’s not planning anything.
    ~ John Constantine

    :D

  10. 11
    Sii Eby bilang:
    28/11/2008 10:36

    poLigaMi???? :-O
    oh Noooo……

  11. 10
    Rystiono bilang:
    28/11/2008 09:48

    Yang jelas, masih banyak yang bisa ditiru dari para nabi. Keikhlasannya, ketabahannya, ketangguhannya, keimanannya, dll.

    Bukan hanya Poligami doank….

    Itu aja pikiranku…. :D

  12. 9
    warmorning bilang:
    28/11/2008 09:23

    mereka misuh-misuh karena belum mengerti esensinya aja, mas
    memadukan 4 hati yang berbeda, pada dasarnya memang berat,
    makanya, saya terfikir pun tidak :D

  13. 8
    adit-nya niez bilang:
    28/11/2008 08:42

    @yuswae:
    Kompor… :))

    @Wazeen:
    Aiiiih…

    @r1d0aja:
    Yup, bahkan menurut keterangan jumhur ulama yang pernah saya baca, kecil kemungkinan kaum lelaki bisa memenuhi syarat itu.

    @det:
    Halah… :P

    @Nike:
    Saya sudah baca, mbak. Walau belum selesai..
    Buku yg bagus. memandang dari sisi yg istri pertama, suami, dan istri kedua. Termasuk peristiwa intimidasi itu…

    Tapi masalahnya bukan itu, mbak. Tulisan ini saya tulis bukan untuk membela kaum laki-laki. Saya cuma menggugat balik para penggugat ayat Allah. Saya pribadi tidak anti-poligami, tapi juga mungkin tidak pro-poligami. Hanya saja, terlepas dari itu semua jangan sampai kita semua MENOLAK atau MENGINGKARI ayat-Nya. Itu mbak yang mau saya luruskan…

    @robee:
    Kisah nabi Daud salah satunya ada dalam QS. Shad.
    Btw, memang benar sepertinya link itu tidak menyebutkan sumber, dengan ini sudah saya ganti link itu dengan tulisan yang menyertakan sumber. Makasih… :D

    @goestoge:
    Wah wah… Kalo saya sih ndak terlalu mikir mengenai hukum poligami yang mubah atau malah bisa menjadi wajib. Tapi saya cuma sekedar mengingatkan untuk tidak sampai mengingkari ayat-Nya. Huhu…

  14. 7
    goestoge bilang:
    28/11/2008 08:26

    Menolak mentah-mentah tentang hukum ber-poligami menurut sayah ntu salah. Karenah, dari makalah yang pernah masuk kedalam kelas kuliah agama sayah, bahkan hukum poligami ituh bisa menjadi WAJIB. Yang tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

    Nanti sayah cari lagi makalahnya ntu buat referensi kamu Dit. semogah bermanfaat ;))

  15. 6
    robee bilang:
    28/11/2008 07:06

    saya kok rada-rada gmn,,, gtu sama yang kisah nabi daud dan sulaiman ‘alaihumassalam. apalagi setelah saya baca dari link yang dikasih kok di sana ga menyebut sumber-nya dari mana.
    banyak sekali cerita israiliat nyelip-nyelip di antara kisah nabi dan rasul. emang sih kita ga bisa membenarkan atau menyalahkan jika al quran dan hadits ga melakukannya. tapi kan lebih baik kita memakai sumber-sumber terpercaya yang menyertakan sumbernya secara jelas.

    wew kok jadi panjang ya.. -smile-

  16. 5
    Nike bilang:
    28/11/2008 06:47

    Perlu baca, ISTANA KEDUA-nya Asma Nadia Dit. Dari kacamata kaum perempuan.

  17. 4
    det bilang:
    28/11/2008 06:33

    jadi adit siap poligami? niez? siap? hekekeke…

  18. 3
    r1d0aja bilang:
    28/11/2008 00:51

    begitulah, memang susah netepin syaratnya.. makane mending atu ae.. :D

  19. 2
    Wazeen bilang:
    27/11/2008 23:16

    aiiih kartunya itu: empat hati….

  20. 1
    yuswae bilang:
    27/11/2008 22:49

    kenapa kok pake ilustrasi remi? pasti nyiapin kartu as agar punya alasan untuk poligami.
    hahahaha

Halaman
  1. 1 05/12/2008 01:03
  2. 2 12/12/2008 16:59
  3. 3 09/02/2009 05:11
  4. 4 06/01/2010 23:09
  5. 5 17/06/2010 19:49

Tinggalkan Komentar

 emoticon

:):(;):D;;)>:D<:-/:x:blushing::P:-*=((:-OX(:>B-):-S#:-S>:):((:)):|/:)=))O:-):-B=;I-)8-|L-):-&:-$[-(:O)8-}<:-P(:|=P~:-?#-o=D>:-SS@-):^o:-w:-<>:P<):):@)3:-O:(|)~:>@};-%%-**==(~~)~O)*-:)8-X=:)>-):-L$-):whistling:b-(:)>-[-X:dancing:>:/;))o->o=>o-+(%):-@^:)^:-j(*):)]:-c~X(:-h:-t8->:-??%-(:o3X_X:!!:rockon::-q:-bd^#(^:bz:ar![..]